Ludwig Feuerbach, serang filsuf ateis, dalam karyanya "The Essence of Christianity", menulis : "Jika keyakinan kepada Bunda Maria menurun, maka iman kepada Putera Allah dan kepada Allah Bapa akan ikut menurun juga". Seorang filsuf ateis tetapi memiliki pemikiran yang luar biasa tentang Bunda Maria. Pemikiran ini membuat kita yang mengakui Bunda Maria tetapi tidak hidup seperti Bunda Maria harusnya merasa malu. Kita semua selalu mendoakan : "Santa Maria Bunda Allah doakanlah kami yang berdosa ini sekarang dan waktu kami mati", tetapi kesadaran untuk bertobat jauh dari realitas hidup kita. Di dalam Gereja kita memiliki sakramen tobat sebagai sarana untuk mengalami kerahiman Tuhan tetapi banyak orang masih hidup dalam dosa, tidak merasa berdosa, mengaku diri orang kristiani tetapi hidupnyà bukan kristen. Bunda Maria memang mendoakan kita, tetàpi ia jugà pasti mau supaya kita bertobat bukan tetap hidup dalam dosa dan salah selamanya. Pada hari ini, tanggal 7 Oktober, kita merayakan Pesta Santa Perawan Maria Ratu Rosario. Mari kita bertobàt dan mengikuti kekudusannya sebagai "Bunda Maria Immaculata", Bunda Maria Tak Bercela. (Smbr.: RP John Laba Tolok, SDB).
Credo in Unum Deum et in unam Ecclessiam, sanctam, catholicam et apostolicam.
Langganan:
Komentar (Atom)
SECARIK TIKET KERETA
Dalam suatu kereta Ekonomi yang non AC, seorang Eksekutif muda, dengan jas elegan naik di sana. Sesak2an dengan penumpang lain. Sesaat kemu...
-
Sesuatu yang baik, belum tentu benar. Sesuatu yang benar, belum tentu baik. Sesuatu yang bagus, belum tentu berharga. Sesuatu yang ...
-
Paus Fransiscus katakan : "Iri, dengki dan berperilaku buruk adalah manusiawi, tetapi sifat-sifat itu bukan kristen, karena sifat i...
-
"Siapa Yang Benar ?" Alkisah, hidup seorang Guru yang sangat dihormati karena tegas & jujur. Suatu hari, 2 orang murid...
